Tampilkan postingan dengan label movies. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label movies. Tampilkan semua postingan

Random Things About Me

Baru selesai ngedit terjemahan dokumen kantor mama. Karena nggak ada kerjaan, nulis ini aja deh ntuk para followers blog yang belum kenal saya dengan baik....



  1. Nama: Rima Muryantina
  2. Tempat Tanggal Lahir: Jakarta, 10 Oktober 1988
  3. Sekolah: TK Aisyah Limau Jakarta, SD Muhammadiyah 5 Jakarta, SLTPN 11 Jakarta, SMAN 70 Jakarta, Universitas Indonesia (Sastra Inggris, skripsi linguistik), Australian National University (linguistics).
  4. Riwayat pekerjaan: Pernah jadi guru, penerjemah, editor, copywriter, dosen, penulis, peneliti (linguis), data entry juga pernah. Intinya sih dari dulu smp sekarang kemampuannya kalau nggak yg berhubungan sm tulis2an ya ngajar bahasa.
  5. Suka warna hijau dari lahir sampai sekarang.
  6. Waktu kecil pernah menari balet dan cantik bagaikan Seohyun SNSD waktu pertama kali audisi untuk SM. Kemudian semua itu hancur ketika menginjak bangku SMP kelas 2. Karena begitu rakus dan tidak merawat diri, Allah mengambil kecantikanku. Fair enough.
  7. Tidak bisa olahraga. Satu-satunya yang dapat membangkitkan nilai olahraga saat sekolah hanya senam lantai karena sebelumnya pernah balet. Waktu kuliah pernah mencoba aikido karena ingin bisa bela diri, tapi langsung menyerah. Sekarang lebih suka olahraga di rumah dengan alat2 yg dibeli mama dari TV Media atau sejenisnya. :)))
  8. Meski tidak bisa olahraga, tapi suka nonton olahraga seperti sepakbola, bulutangkis, tenis, dan bela diri Jepang.
  9. Makanan kesukaan puding, sate padang, dan makaroni. Makanan yang tidak disukai bawang goreng.
  10. Minuman yang paling disukai Iced Lemon Tea. Minuman yang tidak disukai minuman2 yang memabukkan.
  11. Hobi: menyampah di Timeline Twitter, reblogging di Tumblr, menulis, membaca, belajar bahasa, menonton film keluarga, berkebun, memelihara kucing, main catur, menggambar abstrak (atau lebih tepatnya corat-coret), memainkan dan menyuarakan boneka (dulu karena baca komik Puppet Show-nya Ayuko Omi pernah sempet pengen jadi ahli seni pertunjukan boneka -___-).
  12. Hal yang disukai: Islam, internet, linguistik, arsitektur yang bagus, tanaman, hewan, psikologi, astronomi, sinematografi yang bagus.
  13. Tempat yang disukai: Masjid, perpustakaan, rumah, supermarket dan department store yang isinya ibu2 (bukan anak muda).
  14. Film yang disukai: Genre suka drama dan horor yang bisa ditonton keluarga (minim adegan porno). Aku suka Ordinary People, Kramer Vs. Kramer, Muhammad: The Messenger of God, Free Willy, Home Alone, My Girl, The Secret Garden, Lion King, Beauty and the Beast, The Cure, Sense and Sensibility, Life is Beautiful, The Legend of 1900, The Sixth Sense, The Lord of the Rings Trilogy, Harry Potter Series, Everything is Illuminated, Pride and Prejudice, The Woman in Black, Coraline, A Series of Unfortunate Events, dsb. Tidak suka film action. Sebenarnya suka Amelie karena sinematografinya bagus, tapi terlalu banyak adegan pornonya jadi dicoret dari list. Saya mau bertobat dari menonton film2 yang sedemikian.
  15. Tipe pria idaman: Dulu musisi2 yang brewok dan gondrong kayak Alex Turner, Dhani Harrison, dan Yoriyos (Muhammad Islam, anaknya Yusuf Islam, vokalis Band Noxshi). Sekarang tipe pria idaman yang kaya raya dan penyayang binatang seperti Nabi Sulaiman alaihissalam. *makin jauh dari realita kehidupan*
  16. Serial favorit saat ini Omar dan New Girl. Dulu suka Party of Five, Gilmore Girls, Everwood, Jewel in the Palace (Jang Geum), Oshin, Rindu2 Aisawa, Long Vacation, 1 Litre of Tears. Waktu tahun 90an pernah suka nonton sinetron dan telenovela.
  17. Kartun favorit: Rurouni Kenshin. Tapi sekarang lebih milih nonton Spongebob Squarepants, Shaun the Sheep, Pingu, dan kartun2 untuk anak2 di B TV, Space Toon, dan Global TV.
  18. Buku kesukaan: Al-Qur'an, buku2 linguistik, novel dan kumpulan cerpen Tolstoy dan Edgar Allan Poe, komik Mafalda dan karya2 Yoko Matsumoto.
  19. Linguis favorit: Noam Chomsky, Anna Wierzbicka, William Labov
  20. Cita2 yg tidak tercapai: Penemu, ahli astronomi, arsitek, balerina, detektif.
  21. Cita2 yg sudah tercapai: Penulis, pengajar
  22. Cita2 yg masih diperjuangkan: Menjadi penulis skenario acara anak2 di TV, kalau perlu bikin pertunjukan boneka, menulis buku untuk anak2.
  23. Yang tidak pernah dicita2kan: Linguis/peneliti, penerjemah, copywriter.
  24. Trivia lain tentang saya: Lebih suka mengajar anak2 daripada mahasiswa, masih memendam hasrat membuat acara televisi pertunjukan boneka tangan kayak Sesame Street atau Unyil di TV, ingin menggubah puisi-puisi buatan saya jadi lagu dan ingin bisa beatboxing meniru suara alat musik sehingga lebih aman bila ingin menciptakan lagu (saya tidak dapat menfatwakan musik itu haram/tidak karena keterbatasan saya sebagai manusia, tapi memang terlalu ketagihan musik tidak baik dan musik2 jaman sekarang lebih banyak mudharatnya). :(                                     

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kramer Vs. Kramer


Ted Kramer: Just tell me what I did. Just tell me what I did.
Joanna Kramer: No, it's not you. It's me. My fault.

I'm gonna share my favourite dialogues from the movie Kramer Vs. Kramer. This movie is simple yet really moving. :')

JOANNA: I want my son.

TED: You can't have him.

JOANNA: Don't get defensive. Don't try to bully me, okay.

TED: I'm not getting defensive. Joanna, you're the one who left the house 15 months a go.

JOANNA: I don't care.

TED: Do you think you still have a right..?

JOANNA: I am still his mother.

TED: Well, million miles away, just because you sent him postcards, doesn't mean...

JOANNA: I never stop loving him, I never stop wanting him.

-------------------------------------------------------------------------

SHAUNESSY: Now then, Mrs. Kramer, you say that you were married for eight years. Is that right?

JOANNA: Yes.

SHAUNESSY: In all that time did your husband ever strike you or you physically abuse in any way.

JOANNA: No.

SHAUNESSY: Did your husband strike or physically abuse his child in any way?

JOANNA: No.

SHAUNESSY: Would you describe your husband as an alcoholic?

JOANNA: No.

SHAUNESSY: A heavy drinker?

JOANNA: No.

SHAUNESSY: Was he unfaithful?

JOANNA: No.

SHAUNESSY: Did he ever fail to provide for you?

JOANNA: No.

SHAUNESSY: Well, I can certainly see why you left him.

GRESSEN: Objection.

SHAUNESSY: How long do you plan to live in New York, Mrs. Kramer?

JOANNA: Permanently.

SHAUNESSY: How many boy friends have you had --permanently?

GRESSEN: Objection your honor on the grounds of vagueness.

Judge: I'll allow it.

JOANNA: I don't recall.

SHAUNESSY: Well more than three, less than thirty-three, permanently?

GRESSEN: Objection!

JUDGE: Overruled. The witness will answer, please.

JOANNA: Somewhere in between.

SHAUNESSY: Do you have a lover now?

JOANNA: Yes I'm seeing someone now.

SHAUNESSY: Is that...permanent?

JOANNA: I...I don't know...

SHAUNESSY: Then, we don't really know, do we, when you say "permanently" if you plan to live in New York, or even to keep the child for that matter, since you've never really done anything in your life that was continuing, stable, or could be regarded as permanent.

GRESSEN-- Objection! I must request that the counsel be prevented from harassing the witness.

Judge: Sustained.

SHAUNESSY: I'll put it another way counselor, what is the longest personal relationship in your life outside of your parents or girlfriends?

JOANNA: I suppose that would be...with my child.

SHAUNESSY: Whom you've seen twice in a year? Mrs. Kramer, your ex-husband, wasn't he the longest personal relationship in your life? Would you speak up Mrs. Kramer, I couldn't hear that.

JOANNA: Yes...

SHAUNESSY: How long was that?

JOANNA: We were married a year before the baby. And then seven years after that.

SHAUNESSY: So, you were a failure at the one most important relationship in your life.

GRESSEN: Objection!

JUDGE: Overruled. The witness' opinion on this is relevant.

JOANNA: I was not a failure.

SHAUNESSY: Oh? What do you call it then--a success? The marriage ended

in divorce?

JOANNA: I consider it less my failure than his.

SHAUNESSY: Congratulations, Mrs. Kramer. You have just rewritten matrimonial law. You were both divorced, Mrs. Kramer.

GRESSEN: Objection!

SHAUNESSY: Your honor, I would like to ask if this model of stability and respectability has ever succeeded at anything? Mrs. Kramer, were you a failure

at the longest, most important personal relationship in your life?

JUDGE: Please answer the question, Mrs. Kramer.

JOANNA: It did not succeed.

SHAUNESSY: Not so close, Mrs. Kramer--you. Were you a failure at the one most important personal relation-ship of your life? Were you?

TED: (Whispering) No.

JOANNA: (Looking at Ted. Whispering) Yes.

JUDGE: Is that a "yes", Mrs. Kramer?

JOANNA: Yes. (crying)

SHAUNESSY: No further questions.

TED: Do you need to be so rough on her?

----------------------------------------------------------------

JOANNA: How do I look?

TED: Terrific.

-------------------------------------------------------------------


This couple is totally one of my all-time favourite couple. I'm addicted to watching Kramer Vs. Kramer. Too bad I can only watch it on Youtube. The first time I watched the movie was years a go on Metro TV. T___T

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

It's Not Your Fault, Rob....


No, seriously. I have nothing against Robert Pattinson.

I'm just too much in love with this guy. He's just too special.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Every Ending is Just a New Beginning


"Every story has an end, but for me every ending is just a new beginning."
Lorraine Schleine - Uptown Girls


Happy 16th Birthday to my Dear Dakota Fanning
Wish you all the loveliness on earth.

I've been her huge fan since 2002. That was the first time I watched the video "Across The Universe" covered by Rufus Wainwright and also the first time I browsed www.dakota-fanning.org
And browsing the site made me interested to find out more about her. So I watched I Am Sam and Uptown Girls. And I think this girl is amazing. She's exceptionally beautiful, she's a talented actress, and a genius younger person. And I still love her until now.

It's amazing to see how she has grown up into a beautiful young lady.
So, here's the video of her 16th birthday dinner party. There's also Elle Fanning in the video. I also like Elle. They're both amazing.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

My Top 23 Most Desired Movies



List film2 yang pengen bgt gue punya dvd/vcd-nya tp sampe skrg ga punya2. Bantuin dong. :(
Kalo ditandai (*) berarti aku belom nonton sama sekali. Kalo tidak ditandai, berarti pernah nonton entah di TV/bioskop/festival.

in absolutely random order.

1. Kramer Vs. Kramer
2. One Flew Over The Cuckoo's Nest *
3. To Kill a Mockingbird *
4. The Secret Garden (yg versi thn 1993, bukan yg thn 1987)
5. The Legend of 1900
6. Pope Dreams
7. Ben Hur
8. The Wizard of Oz
9. Beauty & The Beast
10. You Can't Take It With You *
11. All About Eve*
12. Psycho (eh gue bingung, kyknya gue pernah nonton. cuma gak sampe abis)
13. Splendor in The Grass
14. Fiddler On The Roof
15. Baran
16. D.A.R.Y.L.
17. My Girl 1 & My Girl 2
18. The Cure (Brad Renfro)
19. Keeping Mum
20. East of Eden
21. Ordinary People
22. The Little Princess (Thn 1995)
23. Born Free

*wishlist bisa bertambah tergantung situasi hati

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

A Brief Introduction to My Undergraduate Thesis

Halo halo.... Hari ini saya mau memperkenalkan skripsi saya pada saudara2 sekalian. Sekalian bikin abstraksi sebenarnya, karena dari kemarin2 udah selesai bab 1 (pendahuluan) dan bab 2 (landasan teori), sekarang lagi jalan bab 3 (analisis) tapi masa gue lupa bikin abstraksi. wkwkwkwk. parah beud. ya udah. jadi ini abstraksi dari skripsi saya dan beberapa temuan-temuan yang saya dapat dari proses analisisnya. Jangan diplagiat ya. Kalau mau dicopas ke website lain atau dipublish di media lain di dunia nyata, bilang2 eike dulu dan jangan lupa kasih credit. Yang pasti email dulu deh ke midorima@kuririnmail.com I trust you guys. :D

ABSTRAK

Penulis : Rima Muryantina

Judul : Dialog Alex dan Jonathan dalam Film Everything is Illuminated: Analisis Tindak Tutur dan Implikatur Percakapan dalam Perbedaan Budaya

Bahasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari sering kali tidak semata-mata digunakan hanya untuk menyampaikan makna tertentu pada pihak kawan bicara,, tetapi juga untuk menunjukkan sikap kita terhadap kawan bicara maupun terhadap topik pembicaraan. Menurut J.L. Austin, sebagian besar tuturan yang diujarkan manusia mencerminkan tindakan manusia terhadap seseorang atau sesuatu. Konsep inilah yang kemudian ia sebut sebagai “tindak tutur.” Dalam tindak tutur manusia, terdapat daya pragmatik yang diharapkan terjadi setelah tuturan tersebut diujarkan. Daya pragmatik ini dapat disampaikan dengan cara langsung maupun tidak langsung. Dalam penuturan tidak langsung, sering kali terdapat implikasi-implikasi makna yang bervariasi dan biasanya tergantung dari konteks tuturan yang diujarkan. Salah satu konteks yang berperan penting dalam memahami makna implisit dari tindak tutur manusia adalah kebudayaan para peserta tutur. Dalam film Everything is Illuminated (2005) arahan Liev Schreiber, terdapat banyak tindak tutur dan implikatur dalam dialog tokoh Alexander Perchov dan Jonathan Foer. Sering kali kedua tokoh ini saling tidak memahami tindak tutur dan implikatur yang mereka gunakan dalam percakapan. Hal ini disebabkan oleh perbedaan latar belakang kebudayaan di antara kedua tokoh. Alex yang lahir dan dibesarkan di Ukraina sering kali tidak memahami konteks tuturan dan implikatur yang digunakan Jonathan yang lahir dan dibesarkan dalam keluarga Yahudi di Amerika, begitu pula sebaliknya. Tindak tutur dan implikatur yang dilakukan kedua tokoh dalam film ini saat berdialog akan dianalisis secara kotekstual dan kontekstual dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk lebih memahami teori Tindak Tutur dan Implikatur Percakapan serta dapat membantu menambah pemahaman mengenai konflik antar tokoh dalam film tersebut.

Kata Kunci: tindak tutur, implikatur percakapan, pragmatik, kebudayaan, film, konflik antar tokoh.


Beberapa hal menarik yang sudah saya temukan dalam proses analisis untuk skripsi ini:

1. Tindak tutur Alex yang selalu menyebut nama Jonathan sebagai "Jonfen" sebenarnya disebabkan karena ketidakfasihannya dalam berbahasa Inggris dan keterikatannya pada aturan fonologis dalam bahasa Ukraina. Dalam fonologi Ukraina, tidak terdapat fonem dental /Ɵ/. Fonem ini digunakan untuk melafalkan "th" dalam nama Jonathan seperti halnya untuk melafalkan "th" dalam kata "think", "thief", dan "thunder." Karena tidak terbiasa melafalkan fonem dental sebelumnya, maka Alex secara tidak sadar mencari bunyi yang mendekati fonem dental dalam fonologi Ukraina. Dalam kasus ini, Alex memilih bunyi fonem labiodental /f/ seperti pada kata "fish" dan "far" untuk melafalkan nama Jonathan.


2. Tindak tutur Jonathan saat ia meminta makanan tanpa daging di restoran tidak dapat dimengerti oleh Alex karena perbedaan kebudayaan yang berkaitan dengan makanan. Alex tidak memahami konsep "vegetarian" yang dimaksud oleh Jonathan karena dalam budaya Ukraina, daging merupakan salah satu makanan utama. Khususnya daging babi dan sosis. Jadi, konsep "tidak memakan daging" dianggap aneh oleh Alex yang lahir dan dibesarkan dengan budaya makan ala Ukraina.


3. Tindak tutur Jonathan ketika melarang Alex untuk menyebut kata "negro" tidak dapat dipahami oleh Alex karena adanya perbedaan Schemata (pengetahuan silam yang didapat melalui pengalaman) yang dimiliki keduanya. Kata "negro" bagi Jonathan yang mengetahui sejarah perbudakan kulit hitam di Amerika merupakan kata yang mengandung konotasi negatif karena dulunya kata ini memang digunakan sebagai alat untuk melakukan FTA (Face Threatening Act: Tindakan atau kata2 yang menyerang "muka" /mempermalukan seseorang) terhadap orang kulit hitam. Sementara itu, Alex yang merupakan orang Ukraina tidak memiliki pengetahuan mengenai sejarah ini dan kata "negro" di Ukraina memiliki makna yang netral dan tidak ofensif.


4. Terdapat juga kesulitan-kesulitan dalam pemahaman dalam konsep "tip" dan "vallet" yang sering digunakan di Amerika namun tidak familiar digunakan di Ukraina.


5. Meskipun pada umumnya perbedaan budaya membuat kedua tokoh sulit memahami masing-masing tindak tutur dan implikatur, ada beberapa tindak tutur dan implikatur yang dipertahankan dan dimengerti untuk menjaga kesantunan secara pragmatik. Inilah yang membedakan sopan santun dalam konsep sosiolinguistik dan kesantunan dalam konsep pragmatik. Sopan santun dalam konsep sosiolinguistik hanya menyangkut elemen-elemen bahasa yang dianggap sopan pada budaya tertentu, sementara kesantunan dalam pragmatik merupakan elemen bahasa yang sengaja dipilih untuk tidak menyakiti pihak kawan bicara secara universal, tidak peduli budaya apa yang mempengaruhi para peserta tutur (terima kasih atas penjelasan salah seorang dosen linguistik dari prodi Indonesia pada kuliah umum PMPK hari ini :D). Dalam rangka menjaga kesantunan pragmatik ini, kedua tokoh menggunakan tindak tutur dan implikatur tertentu. Sebagai contoh, tokoh Alex selalu menerjemahkan tuturan kasar kakeknya dalam bahasa Ukraina ke dalam bahasa Inggris yang lebih sopan untuk menjaga hubungannya dengan Jonathan yang merupakan kliennya. Hal ini juga menunjukkan adanya relasi kuasa antara tokoh Alex dan Jonathan, yang mana tokoh Jonathan sebagai klien memiliki dominasi atas Alex dan karena itulah kesantunan menjadi tujuan dari tuturan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS