Merindukan Diri Masa TK dan SD

Pernah ada suatu masa di mana Rima tidak banyak bicara dan bersabar menghadapi segala celaan

Saat itu dia baru memasuki bangku sekolah dan berharap mendapatkan teman-teman baru selain boneka-bonekanya di rumah.

Tentu saja dia awalnya sangat bersemangat. Meski ternyata dunia sekolah anak pun tidak selalu menyenangkan untuk semua anak.

Karena dia tidak terlihat seperti anak2 Indonesia lain pada umumnya dan saat itu kebencian pada orang2 China sedang menjadi2, maka jadilah dia sasaran olok-olok anak2 di sekolahnya. Terutama karena dia tipe anak cengeng yang diganggu sedikit langsung menangis, anak2 itu pun semakin bersemangat mengolok-oloknya.

Rima kecil pun tidak dapat menyalahkan Allah yang menciptakan matanya yang begitu sipit. Tidak pula dapat menyalahkan garis keturunannya karena keturunan China di darahnya itu sudah beberapa generasi sebelumnya. Entah kenapa saat lahir, mukanya tiba2 sudah mendapat mata sipit seperti itu. Sering kali ayahnya bercanda beliau berpikir dia tertukar dengan bayi Korea, tapi nyatanya semua bukti mendukung fakta bahwa anak Korea itu adalah anaknya.

Selama mengalami masa bullying di sekolah itu Rima kebanyakan hanya diam.

Bila diam, bagi anak2 lain itu salah.

Lalu dia coba bereaksi dengan menangis.

Bila menangis, bagi anak2 lain itu lebih salah lagi.

Lalu Rima diam lagi, tidak mengadu pada guru, tapi guru2 memergoki bullying tersebut.

Bagi anak2 itu, salah Rima lagi karena dia tukang ngadu.

Lalu Rima coba adukan masalahnya dengan berdo'a

Bagi anak2 itu, Rima sok alim.

Dulu rasanya semua yang dilakukan oleh makhluk bernama Rima itu selalu salah di mata mereka. Tapi Rima kebanyakan diam dan tidak mengeluh terlalu banyak. Tidak membalas apa2. Seolah2 mulut dan tangannya dijahit untuk tidak melakukan perlawanan.

Kadang2 bila ingat kediaman Rima kecil itu, Rima yang dewasa ini jadi kesal. Kenapa makhluk bodoh itu tidak dapat membela dirinya sama sekali? Itu kan hanya olok2 dan gangguan sesama anak kecil. Mengapa harus nikmati masa kecil dgn olok2 setiap hari selama kurang lebih 8 tahun tanpa lakukan perlawanan berarti? Kebodohan yg bagi Rima remaja harus ditinggalkan sehingga pada fase berikutnya dlm hidup, dia tidak seperti itu lagi.

Namun, setelah mengalami banyak fase hidup lainnya, Rima sekarang sangat merindukan diri Rima yang waktu kecil itu. Karena ternyata saat melakukan perlawanan pada orang2 yg mengganggunya, ada suatu kekuatan yg lebih jahat dari dalam diri Rima melebihi jahatnya org lain di luar dirinya yg coba mengganggunya. Oleh karena itu, Rima berharap dapat menjadi seperti dirinya waktu kecil lagi. Di saat kekuatan jahat ini memaksa untuk keluar dari tubuhnya, dia berharap dapat menjahit mulut dan tangannya seperti yang berhasil dilakukan ketika dia masih kecil dulu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Poskan Komentar

say something :)