"Severus, Please." SPOILER ALERT


Setelah menonton ulang Harry Potter & The Halfblood Prince (kemarin baru beli vcd-nya :D), saya mulai merasakan bahwa adegan pembunuhan Dumbledore di Menara Astronomi dapat dikaji dengan pendekatan semantik dan pragmatik.

Bagi yang belum nonton atau belum baca bukunya dan tidak menyukai spoiler, sebaiknya tinggalkan saja blog ini. Saya tidak sedang berpura-pura seperti Lemony Snicket. Saya serius. Saya ingin membahas detail dari adegan pembunuhan Dumbledore.

Jadi, seperti yang kita tahu kan sebenarnya Dumbledore sendiri yang meminta Snape untuk membunuhnya (daripada si Draco kan kasihan tuh anak masih belom tersesat).

Tapi si Harry tidak tahu. Dan dia diminta untuk percaya pada Snape meskipun Harry udah suudzon macam2 sama Snape. Saya bisa memahami posisi Harry yang kemudian menganggap Snape mengkhianati kepercayaan Dumbledore karena dia tidak memahami konteks dari percakapan Dumbledore dan Snape yang hanya dia dengar sebagian sebelumnya. Harry tidak memiliki skema yang cukup untuk memahami konteks rencana Dumbledore dan Snape ini.

Sesaat sebelum Snape melancarkan mantra "Avada Kadavra" pada Dumbledore, Dumbledore sendiri mengatakan, "Please" pada Snape.

Nah, kata "Please" inilah yang dapat bermakna ambigu.

Di VCD yang saya beli, kata "Please" diterjemahkan menjadi "Kumohon"

Padahal sebenarnya kata "Please" dapat bermakna macam-macam. Bisa "Kumohon", bisa "tolong", bisa "silakan", bisa "sudahlah" tergantung dari konteks percakapan yang ada.

Apabila saya ada di posisi Harry yang tidak menahu apa2, saya tentu saja akan menyangka bahwa "Please" yang dimaksud Dumbledore di sini berarti "Kumohon."

Bisa jadi, dalam pikiran Harry, Dumbledore ingin menyatakan, "Kumohon, jangan lakukan itu. Kumohon, jagalah kepercayaanku," dan lain sebagainya.

Akan tetapi, mungkin makna dari kata "Please" yang sebenarnya dimaksud oleh Dumbledore adalah "Silakan" karena memang Dumbledore-lah yang meminta Snape membunuhnya. Jadi, saat itu Dumbledore sebenarnya ingin berkata, "Silakan, Severus. Bunuhlah saya sesuai rencana."

Setelah dipikir-pikir lagi, saya bertanya-tanya, apakah terjemahan yang ada di VCD yang saya beli itu berarti terjemahan yang buruk karena tidak sesuai konteks? Hmmm, saya rasa tidak. Sebab, film Harry Potter & The Halfblood Prince ini memang seharusnya menyisakan misteri agar penonton (yang tidak membaca bukunya) tertarik untuk melihat film Harry Potter & The Deathly Hallows. Jadi, saya rasa penerjemahan kata "Please" sebagai "Kumohon" itu disengaja agar penonton diposisikan sebagai Harry yang tidak tahu apa-apa mengenai kejadian sebenarnya yang selanjutnya baru akan ia ketahui di film berikutnya.

Well, moral of the story: Jangan sok tahu kalo anda belum memiliki skema yang cukup untuk memahami konteks suatu kejadian

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

7 comments:

Melody Violine mengatakan...

untung gw baca versi english, jadi tetep "please" yang multitafsir, hehehehe

midorima mengatakan...

hahaha...emg itulah hebatnya J.K. Rowling. permainan katanya. makanya gue salut sm penerjemah Harry Potter. mesti secerdas Rowling jg tuh buat nerjemahinnya XD

daneeollie mengatakan...

Memang bahasa inggris kalo diterjemahin ke bahasa indonesia suka salah tafsir dan bkin yang baca/nonton filmnya kadang suka menduga-duga ;D

Kalo aq sih hanya satu kata...lanjutkan baca sampe kelar tubuku untuk mendiskusikan lebih lanjut, bahkan jika kamu nggak suka buku ato penagrangnya, ha3*susah kali ya XD

Melody Violine mengatakan...

jadi penerjemah susah lho :(

gw pernah baca tentang proses terjemahan Cermin Tarsah
(Erised Mirror)
Do u realized that actually it is derived from DESIRE?
That's why the translator use HASRAT
Thank God she finally found it because Rowling didn't reply her e-mail

Rim, rim, coba tebak gw nerjemahin "asshat" jadi apa? Itu dari kata "asshole"

Rima mengatakan...

PARAH KEREN ABIS YANG SOAL CERMIN TARSAH! gue baru nyadaaarrr!! XD

iya lo nerjemahinnya apa mel? lubang topi? *digampar*

Melody Violine mengatakan...

bukan, hahaha
gw bikin jadi "bangsate"
dari kata "bangsat"

yap yap makanya nerjemahin novel tuh asik, banyak eksperimennya
tapi sekarang gw nerjemahin "novel" tentang keuangan (terutama bank investasi), zzzzzz

rima mengatakan...

wakakakaak... semangat ya mel XD

Posting Komentar

say something :)